8 Gejala Umum Yang Dialami Ibu Hamil Minggu Pertama

Kehamilan merupakan suatu proses tumbuhnya janin di dalam rahim. Masa kehamilan membutuhkan segala sesuatu untuk lebih berhati-hati dan memerlukan satu buah penjagaan lebih, agar calon buah hati dapat lahir dengan selamat. Agar buah hati selalu terjaga, sebaiknya mulai sejak dari awal sampai proses melahirkan, wajib mengerti apa saja yang jadi gejala ibu hamil minggu pertama.

Gejala yang banyak dijadikan acuan adalah terlambatnya datang bulan. Tetapi, penanda yang satu ini dapat terjadi pada setiap wanita, namun untuk anda yang mengalami menstruasi teratur cara ini tepat untuk menentukan kehamilan anda.

Sementara, untuk anda yang mengalami datang bulan tidak teratur, tidak menjamin cara ini menjadi acuan yang tepat untuk menentukan kehamilan.

Ciri-ciri kehamilan minggu pertama padaa setiap wanita berbeda, tergantung dengan kondisi fisik calon ibu. Tetapi ada banyak gejala yang umum dialami oleh ibu saat menginjak minggu pertama kehamilan yang dapat dijadikan sebagai acuan.

Berikut ini adalah gejala yang dapat jadi acuan kehamilan kehamilan minggu pertama anda :

1 Kram perut

Gejala hamil minggu pertama umumnya terjadi kram pada bagian perut. Seprti timbulnya bercak darah sehingga kram perut terjadi karena proses penempelan janin pada rahim sang ibu.

2. Timbulnya bercak darah atau pendarahan

Gejala umum yang awal terjadi timbulnya bercak darah atau pendarahan. Bercak darah yang timbul ini disebabkan oleh proses penempelan janin pada dinding rahim. Namun bercak darah yang timbul rata rata tidak sedikit dan menyerupai darah haid.

3. Terlambat datang bulan

Satu lagi ciri kehamilan 1 minggu yang banyak dijadikan acuan ialah terlambat datang bulan. Gejala yang satu ini dapat terjadi karena ovarium sudah dibuahi. Ovarium yang sudah dibuahi tidak akan dilepaskan yang membuat anda tidak akan mengalami haid seperti biasa.

4. Mual Dan muntah- muntah

Mual ataupun muntah menjadi salah satu gejala kehamilan. Mual dan juga muntah bisa terjadi pada pagi hari, banyak orang yang menyebutnya morning sickness. Tapi meskipun demikian gejala yang satu ini dapat berjalan panjang dan bisa terjadi bukan hanya di pagi hari saja.

5. Lebih sering buang air kecil

Sering buang air kecl jadi tanda awal kehamilan yang dapat anda ketahui. Intensitas buang air akan jadi lebih banyak karena adanya penekannan kandungan kemih oleh janin yang berada di dalam rahim sang ibu. Hal itu yang menyebabkan sang ibu lebih sering buang air kecil.

6. Cepat merasa kelelahan

Satu lagi gejala hamil di minggu pertama yang di rasakan ibu ialah keadaan fisik yang cepat merasa lelah meskipun hanya melakukan tugas ringan. Untuk mengantisipasi hal tersebut diharapkan, ibu mengurangi tugas rumah atau pekerjaan yang dapat membuat cepat lelah. Luangkan waktu untuk beristirahat dengan maksimal dan mengurangi tugas berat yang dapat membuat fisik cepat lemah.

7. Akan merasa stress dan tingkat kegelisahan lebih tinggi

Pada gejala hamil minggu pertama faktor yang wajar seandainya ibu merasa gelisah. Namun hal ini perlu diwaspadai karena kegelisahan yang berlebihan dapat mengakibatkan stress. Untuk menjaga hal-hal yang lebih buruk, sebaiknya peran orang-orang terdekat terutama suami lebih mensuprot, agar istri tidak merasa gelisah yang berakibat strees.

8. Mengidamkan sesuatu (nyidam)

Satu lagi gejala yang umum dialami pada masa kehamilan minggu pertama adalah mengidam sesuatu (nyidam). Timbulnya kemauan untuk memakan sesuatu yang dengan tiba-tiba jadi hal yang wajar di anda dalam masa kehamilan. Nyidam, umumnya berlangsung tidak hanya dalam hitungan minggu namun dapat juga terjadi dalam hitungan bulan bahkan lebih saat masa kehamilan itu terjadi.

Sekian info tentang Gejala Umum Yang Di Alami Ibu Hamil Minggu Pertama. Sebaiknya anda mengetahui tanda kehamilan sejak dini agar kehamilan minggu pertama anda dapat secara penuh terjaga, baik untuk sang buah hati ataupun ibu selama dalam proses kehamilan. Namun tidak hanya mengetahui gejala ibu hamil saja, anda juga harus tahu makanan apa saja yang boleh di konsumsi atau tidak saat masa kehamilan berlangsung. Untuk menghindarkan hal-hal yang tidak di inginkan terjadi.

loading...