Apa Bahaya Merokok itu?

Bahaya Merokok Bagi Kesehatan. Merokok seolah wajib bagi yang sudah kecanduan, betapa tidak meski tidak makan nasi seharian bagi perokok akan kuat dijalanninya, asalkan tetap menghisap asap. Di negara berkembang separti di Indonesia rokok merupakan suatu kebutuhan yang bagi para penikmatnya akan membuat kurang lemgkap apabila tidak menghisapnya.

Kebutuhan akan rokok seakan wajib dipenuhi ketimbang kebutuhan lain atau bisa juga dibilang kebutuhan ini menyamai kebutuhan pokok lainya laksana kebutuhan sembako. Slogan pada pembungkus rokok “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan” hanya sebatas formalitas belaka tanpa adanya tindakan juga penerapan yang nyata.

Ada yang beranggapan bahwa merokok merupakan trend bagi remaja, apabila tidak merokok bisa dibilang kurang gaul, kurang keren bahkan diledek seperti banci. Banyak juga akhirya yang nyerah dengan ledekan konyol tersebut, akan tetapi bagi yang puya kesadaran kuat akan kesehatan mereka akan tetap pada posisi pendirianya bahwa mrokok bisa membayakan diri sendiri terutama orang lain yang tidak ikut merokok. Kondisi demikian juga bisa diartikan berbuat Dhzolim terhadap orang lain dan merampas hak sehat mereka dengan asap rokok.

Jika kita semua sadar akan hal tersebut maka polusi akibat asap rokok akan terus berkurang sehingga kondisi udara bersih dan sehat bisa terwujud. Sadarkah Anda bahwa perilaku hidup dengan merokok bisa membahyakan? Nah jika belum paham akan akibat dan bahayanya sebaiknya simak yang berikut ini :

1. Kanker Merokok bisa menyebabkan kanker paru bagi pria dan wanita. Risiko kematian karena kanker paru 23 kali lebih tinggi pada pria perokok dan 13 kali lebih tinggi pada wanita perokok dibandingkan dengan mereka yang bukan perokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bukan perokok yang tinggal bersama orang yang merokok memiliki risiko 24% lebih tinggi untuk mengidap kanker paru. Selain itu, orang yang merokok juga bisa menyebabkan Anda mengidap kanker kantung kencing, rongga mulut, pita suaara, serviks, ginjal, pankreas, dan perut.

2. Jantung Seseorang yang merokok bisa mengidap penyakit jantung koroner. Penyakit itu merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Ketahuilah bahwa perokok memiliki peluang 2-4 kali lebih tinggi untuk mengidap penyakit jantung dibandingkan dengan orang yang bukan perokok. Semakin banyak rokok yang Anda isap, semakin besar pula kesempatan mengembangkan penyakit jantung atau menderita serangan jantung atau stroke.

3. Diabetes Merokok juga bisa meningkatkan risiko terjadinya diabetes. Menurut Cleveland Clinic, merokok bisa menyebabkan komplikasi dari diabetes, seperti penyakit mata, penyakit jantung, stroke, penyakit pembuluh darah, penyakit ginjal, dan masalah pada kaki.

4. Menimbulkan kebutaan Seseorang yang merokok bisa meningkatkan risiko degenerasi makula yang merupakan penyebab kebutaan yang dialami orangtua. Hasil riset yang dipublikasikan dalam ‘Archives of Ophthalmology’ pada tahun 2007 menunjukkan bahwa orang perokok 4 kali lebih mungkin mengalami degenerasi makula yang merusak makula, pusat retina, dan menghancurkan penglihatan sentral tajam.

5. Penyakit mulut Penyakit mulut juga bisa diderita oleh perokok. Penyakit mulut tersebut, diantaranya kanker mulut, kanker leher, penyakit gigi, dan penyakit pada gigi dan napas.

6. Gangguan janin Bagi para wanita yang merokok, ketahuilah bahwa merokok bisa berakibat buruk pada kesehatan reproduksi dan janin dalam kandungan dan kehamilan. Selain itu, merokok juga bisa membuat Anda mengalami kemadulan, keguguran, kematian janin, bayi lahir dengan berat badan rendah, dan sindrom kematian mendadak bayi.

7. Gangguan pernapasan Merokok bisa meningkatkan risiko kematian karena penyakit paru kronis hingga 10 kali lipat. Sekitar 90% kematian karena npenyakit paru kronis yang disebabkan oleh rokok.

8. Kerontokan rambut Perokok berat berisiko tinggi mengalami kerontokan rambut dan berujung pada kebotakan prematur. Kasus ini kebanyakan dialami oleh pria yang terbiasa merokok dalam waktu lama.

9. Merusak indra pengecap Jika Anda termasuk dalam perokok berat, maka ada kemungkinan akan kehilangan rasa dalam mengecap makanan. Biasanya, para perokok cenderung suka makanan pedas tanpa mengeluh tentang rasanya. Hal tersebut diakibatkan oleh karena indra mereka sudah mati.

10. Dehidrasi Merokok juga mempengaruhi keseimbangan cairan dalam tubuh. Jadi, perokok berat akan lebih sering merasa haus daripada orang yang tidak merokok. Dampak jangka panjang dehidrasi sendiri yaitu bibir kering, kulit kering, dan gangguan saluran kencing.

Semoga dengan mengetahui akan bahaya dari merokok tersebut ada terbersit pikiran paling tidak bisa mengurangi volume rokok yang tiap hari Anda hisap. Dan Anda pun akan sedikit mengurangi kedhzoliman terhadap anak kecil, juga balita dan orang-orang yang tidak merokok.

loading...